markettrack.id – Sarawak kini tengah gencar memperluas jangkauan pasarnya di Asia Selatan untuk menyambut momentum besar pariwisata regional.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan wilayah tersebut menjadi pilihan utama bagi pelancong internasional yang mencari pengalaman autentik.
Fokus utama saat ini tertuju pada penguatan konektivitas dan daya tarik destinasi bagi wisatawan asal India.
Partisipasi aktif dalam ajang pameran dagang internasional menjadi kunci untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan alam Borneo kepada dunia luar.
Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi erat antara berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem perjalanan yang lebih terintegrasi.
Inisiatif tersebut sekaligus menjadi fondasi kuat dalam mendukung target kunjungan wisman skala nasional.
Kehadiran delegasi tingkat tinggi dalam forum global membuktikan keseriusan pemerintah daerah dalam memajukan industri kreatif dan pariwisata.
Melalui dialog intensif dengan para pelaku industri, Sarawak berusaha memahami perubahan pola permintaan perjalanan yang dinamis di pasar India.
Komitmen ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kunjungan yang berkelanjutan dan berkualitas tinggi.
Target Ambisius di Pasar India
Sarawak Tourism Board (STB) baru saja memulai keikutsertaannya dalam Outbound Travel Mart (OTM) 2026 di Mumbai sebagai langkah nyata ekspansi pasar.
Partisipasi di pusat konvensi Jio World ini bertujuan untuk mendukung target nasional Malaysia yang membidik 43 juta wisatawan pada Visit Malaysia Year 2026 (VM2026). India sendiri menjadi prioritas utama dengan target kontribusi sebanyak 2 juta kunjungan ke Malaysia.
Melihat adanya lonjakan permintaan sebesar 8% dari pasar India, Sarawak optimis dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pencapaian target nasional tersebut.
Delegasi penting yang memimpin misi ini antara lain Menteri Dato Sri Haji Abdul Karim Rahman Hamzah dan Wakil Menteri Datuk Sebastian Ting.
Selain itu, Ketua STB Dato Dennis Ngau serta CEO STB Dr Sharzede Datu Haji Salleh Askor turut mengawal langsung penguatan hubungan dagang ini.
Kehadiran para pimpinan tersebut sangat krusial untuk membangun kepercayaan jangka panjang dengan para agen perjalanan di India.
Dato Sri Abdul Karim memberikan paparan kunci dalam sesi pembukaan OTM 2026 mengenai kesiapan destinasi menyambut tren perjalanan baru.
Sementara itu, Dr Sharzede berbagi wawasan mengenai strategi pengembangan produk yang dirancang khusus untuk memenuhi ekspektasi pelancong India masa kini.
Pesona Alam dan Wisata Edukasi
Sarawak mempromosikan diri sebagai destinasi berbasis pengalaman melalui lima pilar utama yaitu Budaya, Petualangan, Alam, Makanan, dan Festival.
Fokus utama diberikan pada pengalaman mendalam di kawasan warisan dunia UNESCO seperti Taman Nasional Mulu dan Taman Nasional Niah.
Destinasi ini dinilai sangat relevan dengan minat wisatawan India yang menyukai kekayaan sejarah dan keindahan alam yang terjaga.
Selain fokus pada objek wisata, misi kali ini juga memperluas kerja sama ke sektor pendidikan pariwisata.
Tim delegasi melakukan kunjungan akademis ke Somaiya Vidyavihar University bersama UCSI University Kampus Sarawak untuk mempromosikan wisata edukasi. Kolaborasi ini mencakup pertukaran mahasiswa hingga riset bersama di bidang perhotelan dan seni kuliner.
Sebelum pameran resmi dimulai, koordinasi diplomatik juga dilakukan melalui pertemuan dengan Konsul Jenderal Malaysia di Mumbai, Ahmad Zuwairi Yusoff.
Rangkaian kegiatan strategis ini diharapkan mampu menciptakan paket perjalanan yang lebih personal bagi pasar India.
Melalui upaya ini, Sarawak semakin mantap memposisikan diri sebagai gerbang alam Borneo yang tak tertandingi di mata internasional.
SF-Admin


